Jumat, 20 Mei 2011

Contoh Manusia dan Harapan

Contoh manusia dan harapan dalam kehidupan sehari-hari :
  1. Bagi seorang anak kecil pun dapat mempunyai harapan dalam dirinya, misalkan saja seorang anak mempunyai harapan untuk mendapatkan hadiah dari orang tuanya serta orang disekitarnya pada saat dia ulang tahun. Untuk mendapatkan sesuatu yang diharapkannya dia dapat melakukan meminta langsung terhadap orang tuanya.
  2. Bagi seorang remaja mengharapkan orang yang dicintainya dapat menerima cintanya dan menjalin suatu hubungan. Dari hal yang diharapkan tersebut dia dapat melakukan hal-hal yang dibilang tidak masuk akal pun dilakukan hanya untuk mendapatkan perhatian dan cinta dari pasangannya itu.
  3. Bagi seorang pelajar, misalkan dia menginginkan mendapatkan nilai bagus dan dapat lulus dengan nilai yang baik, maka dia dapat melakukan beberapa hal untuk mendapatkan nilai terbaik itu, contohnya saja dengan cara belajar dengan baik, giat dan serius. Meminimalisir kegiatan bermain.
  4. Bagi seorang dewasa, misalkan saja seseorang yang berharap naik pangkat dari pekerjaanya. Dia akan berusaha menjadi lebih baik lagi terhadap pekerjaanya dan berperilaku baik dalam kesehariannya agar dapat mencapai yang telah diharapkannya.
  5. Dari seseorang yang telah berusia lanjut, mereka juga punya harapan terakhir. Misalkan terhadap yang sudah ingin meninggal biasanya memberikan suatu pengharapan lewat surat wasiat yang diberikan kepada keluarganya berupa pesan dalam hal harta atau apapun.

Manusia dan Harapan

Manusia dan harapan, kalimat yang tidak aneh didengar dan tidak sulit untuk dipahami. Manusia dan harapan sangat berhubungan erat sekali karena tak ada manusia yang tidak mempunyai harapan. Manusia yang tak mempunyai harapan sama saja tak mempunyain kehidupan. Harapan dapat mewarnai kehidupan setiap manusia. Kehidupan manusia berliku-liku karena mereka mempunyai suatu harapan yang ingin dicapai dengan berbagain cara yang dilakukan.

Dari anak kecil hingga yang tua sekalipun, mempunyai suatu harapan di dalam dirinya. Suatu harapan tidak selalu untuk diungkapkan. Harapan dapat membuat kita untuk melakukan sesuatu yang lebih baik lagi dalam kehidupan kita.

Pengertian harapan yaitu keinginan terhadap sesuatu yang ingin terjadi. Harapan berdasarkan kepercayaan. Penyebab suatu harapan yaitu : dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. 5 macam harapan manusia:

  1. harapan untuk memperoleh kelangsungan hidup
  2. harapan untuk memperoleh keamanan
  3. hak untuk mencintai dan dicintai
  4. harapan diterima dilingkungan
  5. harapan memperoleh perwujudan cita-cita
Harapan sebagai fenomena nasional maksudnya yaitu harapan sudah menjadi sesuatu yang wajar yang selalu berkembang pada diri setiap manusia dan setiap manusai mempunyai harapan yang berbeda-beda. Setiap ada harapan harus ada sebuah kepercayaan agar harapan itu dapat terwujud yang didorong dengan kepercayaan yang kita miliki terhadap harapan itu.

Manusia dan Kegelisahan (part 2)

Kegelisahan yang terjadi pada setiap individu tidak berbeda dengan kecemasan. Kecemasan juga berpengaruh pada kehidupan seseorang. Kecemasan dibagi menjadi beberapa macam :
  • Kecemasan tentang kenyataan
  • Kecemasan neurotis
  • Kecemasan moril

Kegelisahan mengganggu dalam kehidupan keseharian manusia. Misalkan saja seorang pelajar yang akan lulus, mereka akan dipenuhi rasa takut dan pikiran yang membuat mereka gelisah terhadap ujian nasional yang akan dihadapi. Saat menunggu pengumuman kelulusan, mereka merasa gelisah atas apa yang ditunggu yaitu suatu hasil dari pengorbanan mereka selama sekolah yang membuktikan keberhasilan mereka dalam sekolah selama 3 tahun. Dalam kegelisahan yang dihadapi untuk menunggu kepastian dapat diiisi dengan doa agar yang dihasilkan menjadi baik.

Kegelisahan juga dapat terjadi pada seorang pengusaha, seperti pada saat keadaan perusahan itu sedang bergejolak dalam keuangan yang akan mengakibatkan perusahaan itu bangkrut. Pada saat itulah akan mengakibatkan kegelisahan serta kecemasan yang berlebihan terhadap seseorang. Kegelisahan dan kecemasan itu dapat pula mengakibatkan gangguan kejiwaan bagi seseorang yang tidak dapat mengendalikan perasaan dan pikirannya.

Manusia dan Kegelisahan

Kegelisahan merupakan bagian dari kehidupan manusia karena manusia tidak ada hidup yang selalu nyaman. Kehidupan manusia juga dipenuhi dengan kegelisahan. Kegelisahan merupakan perasaan tidak nyaman, tidak tentram, khawatir. Kegelisahan dapat terjadi karena banyak faktor disekeliling kehidupan manusia. Kegelisahan dapat merasuk dalam pikiran maupun hati seseorang.

Kegelisahan biasa terjadi karena rasa takut dan kekhawatiran yang berlebihan menjadikan perasaan dan pikiran tidak nyaman, tidak tentram. Kegelisahan umum terjadi dan dapat terjadi disetiap individu seseorang tanpa pandang bulu, mau siapa pun orang tersebut.

Kegelisahan merupakan penyakit yang paling sering terjadi di dunia ? (http://yodi-adhari.blogspot.com/2010/04/pengertian-kegelisahan.html). Kegelisahan merupakan penyakit jiwa yang sering terjadi dikalangan masyarakat. Kegelisahan sering muncul ketika perasaan dan hati kita rentan dan tidak kuat. Biasanya yang sering mengalami kegelisahan adalah remaja yang sedang puber, pada orang-orang yang lanjut usia, pada pelajar, dll.

Bentuk-bentuk kegelisahan : (http://filsafat.kompasiana.com/2010/04/28/manusia-dan-kegelisahan/)
  1. Keterasingan, yaitu diasingkan, disingkirkan, dijauhkan dari kehidupan sekitarnya. keterasingan ini dipengaruhi faktor luar dan faktor dalam.
  2. Kesepian, kesepian terjadi dari keterasingan. Kesepian ini dirasakan pada saat diri terasa diasingkan dari kehidupan sekitar. Ada orang yang merasa kesepian dan juga ada yang sengaja menjadikan dirinya sepi karena menyukainya.
Kegelisahan dapat dihindari jika kepercayaan dan keimanan yang ada di diri kita kuat, dan perasaan kita tidak dipengaruhi oleh dunia luar. Hindari juga rasa takut yang berlebihan terhadap sesuatu yang mengakibatkan kegelisahan.

Senin, 18 April 2011

Manusia dan Keadilan Part 2

Keadilan bagian dari kehidupan manusia. Kehidupan manusia tidak selalu diliputi dengan keadilan tetapi juga ada ketidakadilan. Sama halnya didunia ini tidak hanya ada hal baik, tetapi hal buruk pun ada. Keadilan biasa di gambarkan sebagai suatu yang seimbang, sama seperti halnya jika melakukan hal yang salah juga hukumanya seimbang dengan kesalahannya itu. Tetapi untuk sebuah keseimbangan atau keadilan dalam hukum, sulit didapat pada jaman sekarang ini.

Keadilan dipengaruhi oleh kejujuran. Kejujuran yaitu apa yang dikatakan sesuai dengan hati nuraninya dan sesuai dengan kenyataan. Dari kejujuran dapat menghasilkan suatu keadilan. Jika tidak ada kejujuran maka keadilan pun sulit untuk didapatkan. Kejujuran sangat sulit didapat, kejujuran pada jaman ini harganya mahal. Orang yang berkata jujur berarti hatinya baik.

Keadilan tidak bisa didapat bila ada kecurangan. Kecurangan indentik dengan tidak jujur. Kecurangan merupakan penyakit hati yang membuat seseorang serakah dengan apa yang ada. Beberapa faktor yang menimbulkan kecurangan (http://filsafat.kompasiana.com/2010/04/28/manusia-dan-keadilan/) :
  1. faktor ekonomi
  2. faktor peradaban dan kebudayaan
  3. teknis

Manusia dan Tanggung Jawab Part 2

Setiap manusia mempunyai tanggung jawabnya masing-masing. Pengabdian dan Pengorbanan biasanya adalah suatu wujud dari tanggung jawab.

Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat atau tenaga. Pengabdian sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, dan hormat. Macam-macam pengabdian: pengabdian kepada orang tua, keluarga, kepada negara, yang pasti pengabdian kepada agama yang diyakininya. Pengabdian kepada negara contohnya seseorang yang menjadi penjaga hutan atau kepulauan dipinggiran kepulauan Indonesia, dia tinggal jauh dari sanak saudaranya untuk bekerja dan mengabdi kepada negara.

Pengorbanan berarti persembahan. Pengorbanan tidak mengandung kata pamrih. Ikhlas dalam hatinya untuk melakukan hal itu. Pengorbanan dapat berupa harta benda, perasaan, bahkan jiwa raga. Pengabdian sebagai warga negara dapat berupa menjadi seorang pejuang bangsa, misalkan bekerja sebagai TNI, itu merupakan sebuah pengorbanan jiwa raga, siap mati di medan tempur.

Perbedaan antara pengorbanan dan pengabdian tidak begitu terlihat dengan jelas.  Pengabdian hampir sama pengertiannya dengan pengorbanan. Dimana ada pengorbanan ada juga pengabdian. Pengabdian biasanya yaitu sesuatu pengabdian kita kepada sesuatu, sedangkan pengorbanan adalah sesuatu  hal akibat dari pengabdian, atau dapat diartikan sebagai tindakan dari pengabdian yang berlebihan menjadi rela berkorban.

Sabtu, 16 April 2011

Manusia dan Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab merupakan suatu bukti dari pengerjaaan kewajiban. Misalkan seorang anak mempunyai kewajiban dalam belajar tetapi dia juga mempunyai hak dalam belajar. Jika dia telah belajar maka dia telah menjalankan kewajibannya. Tanggung jawab juga maksud dari jika melakukan sesuatu lalu terjadi hal yang tidak diinginkan maka atas hal yang terjadi itu kita harus tanggung jawab, karena kita yang melakukan sesuatu itu.

Tanggung jawab bersifat kodrati yang telah ada dalam diri manusia, sudah menjadi beban untuk dia. Ketika dia telah merugikan orang lain dia juga harus tanggung jawab. Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruknya perbuatannya itu, dan menyadari bahwa pihak lain memerlukan akibat baik atau buruk dari perbuatannya itu.

Tanggung jawab terdiri dari beberapa macam, yaitu :
  1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri : menuntut seseorang untuk melakukan kewajibannya sendiri. Contoh pelajar yang pemalas dalam belajar ketika ujian dia tidak bisa dengan mudah melaksanakan ujian itu dan akhirnya dia mendapatkan nilai yang tidak baik, dia harus bertanggung jawab kepada dirinya sendiri atas perlakuannya itu, dan jika ia ingin maju dia harus berubah.
  2. Tanggung jawab terhadap keluarga : dalam keluarga masins-masing orang dalam keluarga itu bertanggung jawab sesuai dengan penempatannya. Misalkan seorang ayah yang bertanggung jawab untuk mencari nafkah untuk keluarganya.
  3. Tanggung jawab terhadap masyarakat : contohnya seorang RT bertanggung jawab atas apa yang terjadi dilingkungannya, dia berkewajiban menciptakan kesejahteraaan juga dan membuat lingkungannya menjadi saling bersahabat. Apa yang dilakukan untuk kebaikan wilayahnya juga perlu dukungan dari rakyatnya.
  4. Tanggung jawab terhadap negara : tiao individu adalah warga negara suatu negara, dalam bertingkah laku dia mencerminkan sikap dari negara itu, dari tingkah laku dalam keseharian juga dia harus memerhatikan norma-norma yang ada dalam negara itu.
  5. Tanggung jawab terhadap Tuhan : Setiap manusia mempunyai agama tetapi dengan agama yang berbeda-beda. Jika beragama islam, manusia harus bertanggung jawab kepada Allah untuk setiap perbuatannya di muka bumi.
 sumber : http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab9-manusia_dan_tanggung_jawab.pdf

Manusia dan Pandangan Hidup

Seteiap manusia di bumi ini mempunyai pandangan hidup untuk menjalankan kehidupannya. Pandangan hidup dapat berpengaruh terhadap kehidupan masa depannya. Dari suatu pandangan hidup yang dimiliki, seseorang dapat berencana tentang masa depan. Meskipun masa depan sudah ditentukan oleh Tuhan tetapi manusia harus berusaha untuk mencapai masa depannya. Pengertian pandangan hidup yaitu pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, aturan, petunjuk hidup didunia. Pandangan hidup berdasarkan pemikiran manusia masing-masing jadi setiap orang mempunyai pandangan hidup yang berbeda-beda.

Pandangan hidup tidak tercipta atau timbul secara singkat, pandangan hidup ada dari pengalaman sehari-hari. Pandangan hidup beragam:
  1. Pandangan hidup yang berasal dari agama
  2. Pandangan hidup yang berupa sebuah ideologi
  3. Pandangan hidup dari sebuah renungan atau pengalaman dari waktu dengan jangka panjang
Cita-cita menurut adalah keinginan harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Cita-cita juga merupakan pandangan masa depan, suatu impian masa depan. Cita-cita yang belum terjadi maka disebut angan-angan. Misalkan anak-anak kecil bercita-cita ingin jadi polisi, tetapi ia masih belum melanjutkan sekolah maka ia hanya berangan-angan saja untuk menjadi seorang polisi. Seseorang dapat menggapai cita-cita berdasarkan manusia itu mempunyai cita-cita, kondisi dalam perjalanan mencapai cita-cita itu, dan seberapa tinggikah cita-cita yang ingin dicapai.

Usaha/ perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita.  Setiap manusia berjuang dengan segala cara untuk menjalankan kehidupannya sehari-hari. Manusia tidak dapat hanya berdiam diri untuk mencapai keinginannya dan juga dapat menjalankan kehidupannya, dia harus mempunyai usaha. Kerja keras dapat meingkatkan martabat manusia sedangkan pemalas dapat mebuat manusia itu miskin.

Keyakinan/kepercayaan menjadi dasar pandangan hidup manusia. Setiap manusia mempunyai keyakinan dan kepercayaan, misalkan saja keyakinan atas agamanya masing-masing. Setiap manusia berhak memilih agamna sebagai keyakinannya karena di Indonesia terdapat berbagai macam agama. Meskipun berbagai macam agama tetapi kita harus saling menghormati hak satu sama lain.

sumber : http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab8-manusia_dan_pandangan_hidup.pdf

Manusia dan Keadilan

Menurut Aristoteles keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan perasaan dikendalikan oleh akal. Menurut pendapat Socrates keadilan tercipta bilamana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintahan sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Kong Hu CU berpendapat keadilan terjadi apabila anak sebagai anak,bila ayah sebagai ayah,bila raja sebagai raja, masing-masing melaksanakan kewajibannya. Menurut pendapat saya keadilan itu sama rata dalam suatu pembagian dan penempatan kewajiban atas apa yang telah diterima, setiap orang juga adil dalam penerimaan haknya masing-masing.

Sesuatu yang adil itu jika hak dan kewajiban seimbang. Kita mendapatkan hak tetapi juga harus memenuhi kewajiban yang harus dijalani sesuai dengan yang ada. Misalkan pelajar mempunyai kewajiban untuk belajar dan menuntut ilmu dan juga dia mempunyai hak untuk medapatkan pelajaran.

Keadilan lebih umum digambarkan dengan suatu timbangan yang sama rata atau seimbang. Keadilan sudah tercantum dalam Pancasila "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" maksud dari itu adalah setiap rakyat Indonesia tidak terkecuali sama sekali pun berhak mendapatkan keadilan dari pemerintahan, misalkan saja dalam bidang hukum. Sikap yang ditunjukan untuk mewujudkan keadilan itu, yaitu:
  1. Mencerminkan sikap kekeluargaan
  2. Menjaga kesetimbangan antara hak dan kewajiban
  3. Menghormati hak-hak orang lain
  4. Suka bekerja keras
 Dalam kenyataanya keadilan itu sangat sulit didapat oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari, maka keailan dan ketidak adilan tidak dapat dipisahkan yang akan menimbulkan suatu daya kreatifitas.

Berbagai macam keadilan :
  1. Keadilan Moral, yaitu : keadilan dalam suatu masyarakat, misalkan dalam suatu pembagian pekerjaan. Misalkan ada seornag pengurus kesehatan mencampuri urusan pertanian, maka akan terjadi kekacauan. Dalam suatu negara ada seorang penguasa, fungsinya membagi-bagikan fungsi dalam negara kepada masing-masing orang sesuai dengan kemampuannya.
  2. Keadilan Distributif, yaitu : bila hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal yang berbeda dilakukan secara berbeda, misalkan ada 2orang anak yang SD dan SMA, bila ayahnya memberikan masing-masing uang jajan 2000 maka itu akan menjadi tidak adil, tetapi bila SD uang jajan lebih kecil dari SMA itu adil karena kebutuhan yang SD dan SMA berbeda
  3. Keadilan Komutatif, yaitu : keadilan untuk memelihara ketertiban dan kesejahteraan masyarakat secara umum.
sumber : http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab7-manusia_dan_keadilan.pdf

Kamis, 31 Maret 2011

Manusia dan Penderitaan (Part 3)

Manusia pasti punya penderitaan, penderitaan dapat berupa siksaan. Siksaan terdiri dari 2 macam, yaitu siksaan batin dan siksaan fiskis. Sifat yang fiskis misalnya ketakutan. Sebab-sebab seseorang merasa ketakutan adalah :
  1. Claustrophobia : takut terhadap ruang tertutup
  2. Agorophobia : takut terhadap ruangan terbuka
  3. Gamang : takut berada di tempat ketinggian
  4. Kegelapan : takut bila berada di tempat gelap
  5. Kesakitan : takut yang disebabkan rasa sakit
  6. Kegagalan : takut akan mengalami kegagalanan 
( http://arisudaryatno.blogspot.com/2010/04/manusia-dan-penderitaan.html )
Banyak sekali rasa takut yang ada tetapi tidak semua rasa takut itu ada di manusia. Tetapi dari salah satu rasa takut itu juga dapat bersarang di diri manusia, tergantung pada manusia itu. Rasa takut dapat berpengaruh berlebih pada kehidupan seseorang sesuai dengan orang tersebut dapat melawan rasa takut itu atau semakin besar rasa takut yang ada. Rasa takut dapat dikontrol dari diri sendiri, lebih baik rasa takut itu dikontrol dan dilawan, agar tidak berpengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari.
Perasaan takut berhubungan dengan cemas dalam kehidupan sehari-hari manusia. Ketakutan seuatu rasa yang mendesak yang membuat orang tidak bisa melakukan apa-apa, sedangkan cemas yaitu mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi tetapi sudah takut akan suatu hal yang tidak baik terjadi. Untuk mengurangi rasa cemas maka berfikirlah selalu dalam hal positif.

Jumat, 25 Maret 2011

Manusia dan Penderitaan (Part 2)

Penderitaan yang selalu dirasakan setiap manusia dimuka bumi ini berbeda-beda. Tuhan tidak pernah pilih kasih dengan memberikan penderitaan kepada manusia. Penderitaan merupakan sesuatu takdir yang telah diciptakan. Beberapa contoh penderitaan dalam kehidupan sehari-hari :
  1. Seorang yang kaya bukan berarti dia tidak memiliki penderitaan. Dia bisa saja memiliki penderitaan dalam hatinya. Seperti kurangnya kasih sayang dari sekelilingnya karena sibuk dengan kekayaanya. Orang-orang mendekatinya karena hartanya ataupun yang lainya, itu dapat mudah terjadi.
  2. Penderitaan berupa rasa sakit yang kadang dirasakan oleh beberapa orang. Setiap orang pernah merasakan sakit meskipun sakit yang kecil dan tidak terlalu berbahaya. Sakit dapat dikarenakan hidup kurang sehat. Sakit tidak di luar saja atau di fisik, tapi mental seseorang juga dapat sakit, seperti sakit hati karena cinta, dan sakit jiwa.
  3. Penderitaan karena kemiskinan, kemiskinan dapat membuat seseorang menjadi sangat menderita lahir dan batin. Setiap hari memikirkan makan apa mereka, lalu memikirkan bagaimana kehidupan mereka selanjutnya, bagaimana biaya anak-anak dan keluarga. Kemiskinan sangat mengganggu pikiran manusia yang merasakannya dan itu merupakan penderitaan yang berat bagi mereka.
  4. Penderitaan karena bencana alam sering terjadi akhir-akhir ini. Sekarang karena cuaca yang tidak menentu dapat menimbulkan berbagai macam bencana alam, seperti angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa sebuah mobil, penderitaan akan dirasakan oleh sang pemilik mobil itu. Lalu bencana tanah longsor yang menyeret rumah-rumah, penderitaan sangat dirasakn oleh orang-orang pemilik rumah yang kehilangan harta bendanya.
Masih banyak lagi penderitaan yang terjadi yang menimpa beberapa manusia. Penderitaan itu akan terasa lebih ringan jika mereka dapat menghadapinya dengan lapang dada.

Manusia dan Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat secara lahiriah maupun batiniah. Penderitaan itu dirasakan oleh setiap manusia tidak terkecuali.

Penderitaan tidak melihat tingkat martabat seseorang. Penderitaan berbeda dengan siksaan, siksaan biasanya sesuatu yang dirasakan secara jasmani atau rohani, hasil dari siksaan itu akan menjadi sebuah penderitaan.
Penderitaan itu merupakan bagian dari kehidupan manusia, karena Allah tidak hanya memberikan kebahagiaan kepada manusia. Penderitaan itu akan mereka alami, seberat-beratnya penderitaan itu tergantung dengan manusia yang merasakannya, karena setiap manusia mempunyai sifat dan mental yang berbeda-beda. Jika mentalnya tidak kuat bisa saja sebuah penderitaan yang kecil menjadi besar dan sulit untuknya.

Contoh penderitaan yaitu : perbudakkan, musibah, kecelakaan, bencana alam, penjajahan, dll. Penderitaan terjadi tanpa melihat waktu dan kondisi. Penderitaan tidak pernah bisa berkompromi terlebih dahulu. Allah telah memberikan penderitaan dan cobaan kepada manusia agar mereka tidak selalu bersenang-senang dan berhura-hura. Mereka juga harus ingat kepada Tuhan-Nya. Jika tidak ada penderitaan mungkin manusia hanya bisa bersenang-senang saja.

Penderitaan dapat mengganggu kejiwaan, jika penderitaan telah berada dan merasuk ke jiwa seseorang lalu jika seseorang tidak dapat mengontrol perasaanya maka dia bisa saja gila atau terkena gangguan mental karena penderitaannya itu. Tetapi menurut saya penderitaan itu juga dapat memunculkan manfaat jika yang merasakan dapat mengontrol dengan baik penderitaan yang dirasakannya. Sebuah penderitaan dapat menjadi bahan pelajaran untuk kehidupan manusia agar menjadi yang lebih baik lagi.

Minggu, 13 Maret 2011

Manusia dan Keindahan (Part 2)

Keindahan berasal dari kata indah yang berarti bagus, cantik, elok dan molek.Keindahan identik dengan kebenaran segala yang indah itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya tidak indah. Keindahan berasal dari kata indah yang berarti bagus, cantik, elok dan molek.Keindahan identik dengan kebenaran segala yang indah itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya tidak indah.

Keindahan mempunyai banyak arti, yaitu :
  1. Keindahan dalam arti luas, yaitu keindahan seni, alam moral, intelektual. Keindahan dalam arti luas mengandung banyak kebaikan.
  2. Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetik seorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya.
  3. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan. Keindahan dalam arti yang terbatas, mempunyai arti yang lebih disempitkan seperti benda-benda yang dapat dilihat yakni berupa keindahan bentuk dan warna. keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebalikan dari garis, warna, bentuk, nada, dan kata-kata.  
Dalam keindahan mempunyai nilai estetik, yaitu nilai suatu benda yang menyebabkan menarik minat seseorang atau suatu golongan. Contohnya dalam seni lukis, pelukis membuat suatu karya yang dapat dinikmati keindahannya oleh beberapa orang. Biasanya dalam lukisan mempunyai arti tertentu. Ini merupakan nilai estetik. Teori estetika keindahan memurut Jean M. Filo dalam bukunya “Current Concepts of Art” dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :

  1. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu subjektif adanya.Yakni karena manusianya menciptakan penilaian indah dan kurang indah dalam pikirannya sendiri. Barangkali pernah juga kita dengar pepatah “Des Gustibus Non Est Disputandum” selera keindahan tak bisa diperdebatkan.
  2. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan objektif adanya.Yakni karena keindahan itu merupakan nilai yang intrinsik ada pada suatu objek, artinya seekor kupu-kupu memang lebih indah dari pada seekor lalat hijau.
  3. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu merupakan pertemuan antara yang subjektif dan yang objektif. 
sumber :
http://akudisinidwi.wordpress.com/2010/04/22/manusia-dan-keindahan/
http://fikriaulia03.blogspot.com/2010/04/manusia-dan-keindahan.html

      Manusia dan Keindahan

      Keindahan adalah suatu unsur yang ada didalam diri manusia. Setiap manusia pernah merasakan keindahan. Keindahan tidak terlepaskan dari kehidupan manusia. Keindahan bernilai abstrak. Keindahan tidak bergantung pada suatu teori tapi keindahan dapat dirasakan. Besarnya nilai suatu keindahan itu berbeda-beda jika dinilai dari pendapat beberapa orang, karena setiap orang mempunyai nilai tersendiri tentang keindahan menurut mereka. Manusia diberikan mata oleh Tuhan untuk dapat merasakan keindahan yang ada dimuka bumi ini.Yang sudah diberikan Tuhan kepada kita sebaiknya kita jaga.

      Dalam kehidupan manusia keindahan banyak diartikan sebagai seni. Keindahan dapat berupa rumah, alam, manusia, dll. Keindahan itu dapat diartikan sebagai sesuatu yang cantik, molek, enak dilihat, bagus.Dengan zaman yang semakin berkembang ini keindahan dapat ditemukan dengan mudah. Manusia dengan keindahan saling berhubungan seperti seorang wanita yang senang dandan yang menjadikan dirinya molek, akan menimbulkan keindahan jika dipandang. Tetapi jika terlalu berlebihan juga menjadi tidak indah. Keindahan yang berasal dari kata 'indah' dapat ditemukan juga dari beberapa nama manusia. Setiap manusia menyukai dengan keindahan. Keindahan dapat memberikan kesenangan kepada setiap manusia.

      Sabtu, 12 Maret 2011

      Manusia dan Cinta Kasih (Part 2)

      Setiap manusia pasti mempunyai cinta dan kasih yang telah dianugrahkan Tuhan kepadanya. Cinta dan kasih itu digunakan dalam kehidupan sehari-hari mereka, Cinta dan kasih itu ada setiap hari dikehidupan kita. Mungkin jika tidak ada cinta dan kasih, kita tidak akan bisa tersenyum indah. Menurut saya cinta dan kasih itu berpengaruh terhadap kebahagiaan kita dalam keseharian. Hanya dengan cinta dan kasih pun kita dapat bahagia. Apalagi kita mempunyai cinta yang besar kepada Tuhan kita.

      Contohnya saja pada suatu keluarga yang damai dengan adanya cinta dan kasih antar mereka. Suatu keluarga yang tidak sederhana malah lebih rendah dari sederhana. Hanya makan 1 hari 1 kali, lalu makan 1 piring berdua, bapak dengan ibu, dan anak dengan anak.  Mereka dapat bahagia, meskipun harta tidak berlimpah, karena mereka punya cinta dan kasih yang saling memiliki dan selalu bersyukur dengan apapun yang mereka miliki dari Tuhan.

      Cinta dan kasih itu tidak akan jauh-jauh dari manusia. Cinta dan kasih itu anugrah yang besar yang telah diberikan Tuhan kepada manusia untuk dapat merasakan keindahan dengan hati mereka. Cinta dan kasih lebih indah jika dirasakan dengan hati bukan karena nafsu semata. Cinta dan kasih bukan hanya sekedar teori saja, tetapi dapat dirasakan. dalam teori unsur-unsur cinta yaitu :

      1. Care (perhatian). Cinta harus melahirkan perhatian pada objek yang dicintai. Kalau kita mencintai diri sendiri, maka kita akan memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri. Kalau kita mencintai orang lain, maka kita akan memperhatikan kesulitan yang dihadapi orang tersebut dan akan berusaha meringankan bebannya. Kalau kita mencintai Allah Swt., maka kita akan memperhatikan apa saja yang Allah ridhai dan yang dimurkai-Nya.
      2. Responsibility (tanggung jawab). Cinta harus melahirkan sikap bertanggungjawab terhadap objek yang dicintai. Seorang suami yang bertanggungjawab akan mensejahterahkan kehidupan mereka (anak dan istrinya).
      3. Respect (hormat). Menerima apa adanya baik itu kelebihan atau kekurangannya. Saling menghormati dan tidak mengecewakan.
      4. Knowledge (pengetahuan). Ketika kamu menyukai seseorang dan ingin melanjutkan ke langkah yang lebih serius,kamu harus mengetahui kepribadiannya,asal usul nya apa kesukaannya dan sebagainya. Karena itu nabi Saw pernah bersabda: “Tidak sempurna iman seseorang kalau dia belum mencintai orang lain sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri”.(H.R Tirmidzi). Sumber :  http://manusi4biasa.wordpress.com/2009/12/18/empat-unsur-cinta/ 
       

      Konsep Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan (Part 2)

      Bagaimana ya konsep ilmu budaya dasar dalam kesusastraan? mungkin anda masih bingung jika dipertanyakan seperti ini. Sebenanya pertanyaan ini bisa dijawab dan dipahami jika dapa mengartikan konsep ilmu budaya dasar dan megartikan kesusastraan. Ilmu budaya dasar itu merupakan konsep pengetahuan tentang perilaku manusia sesuai dengan kebudayaan yang mereka anut. Kesusastraan itu seperti suatu bahasa. Dalam kesusastraan biasanya kita belajar tentang puisi, prosa, bahasa. dll.

      Jadi Ilmu Budaya Dasar dalam kesusastraan yaitu seperti perilaku manusia sesuai dengan budayanya yang dikeluarkan pendapat serta aspirasinya berupa sastra. Teknologi yang sudah semakin berkembang juga memperngaruhi konsep ini. Seperti dalam sastra tidak hanya ditulis atau dibuat dengan bentuk buku-buku tetapi dapat di share atau disebarkan keseluruh orang dengan lewat internet. Didalam internet ini seseorang dapat mengeluarkan aspirasinya dalam berbagai bentuk. Seperti lewat Blog, didalam blog dia dapat sharing ke orang lain tentang suatu tema.

      Contohnya saja ada seseorang yang membuat blog yang berisi tentang menceritakan kebudayaan. Dari tulisan dia itu yang berbentuk sastra kita dapat mengetahui tentang kebudayaan.  Masih banyak contoh lain yang serupa. Semoga saja dengan ini anda dapat memahami konsep ilmu budaya dasar dalam kesusastraan yang tidak jauh dari kehidupan disekitar kita.

      Selasa, 22 Februari 2011

      Manusia dan Kebudayaan (Part 2)

      Di Indonesia sangat beragam sekali kebudayaan yang ada sejak dahulu kala. Indonesia terbagi menjadi beberapa Provinsi, setiap Provinsi itu mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda. Kebudayaan Indonesia yang sangat beragam bukan untuk membedakan, tetapi dari berbagai macam kebudayaan itu manusia di Indonesia bersatu menjalin persatuan dan kesatuan yang ada di negara ini.
      Karena hidup itu selalu ada rintangan, maka pada sekarang ini masyarakat Indonesia sedang mengalami rintangan tentang kebudayaan yang ada. Rintangan dari kebudayaan itu adalah di dalam era Globalisasi. Dengan adanya era Globalisasi dan masuknya pengaruh dunia luar kelingkup masyarakat ini menganggu kebudayaan di Indonesia yang ada saat ini, karena masyarakat mulai terpengaruh dengan dunia luar yang mereka temui sekarang dan banyak yang meninggalkan kebudayaan yang mereka miliki. Kebudayaan luar telah berpengaruh besar kepada masyarakat Indonesia, sekarang masyarakat Indonesia banyak yang mengikut gaya ke barat-baratan, padahal kita adalah budaya orang timur.
      Masyarakat yang di Kota mulai cenderung mengikuti budaya luar, tetapi masih ada yang mempertahankan kebudayaan Indonesia. Masyarakat pedalaman dan pedesaan rata-rata masih tetap menjaga kebudayaan yang ada untuk memperkenalkan ke anak dan cucu mereka kelak. Kalau budaya ini terus dilestarikan maka kebudayaan ini tidak akan hilang dan lenyap begitu saja. Kebudayaan itu akan tetap berdiri dan ada karena masyarakat masih menggunakanya dalam kehidupan sehari-hari.
      Kebudayan akan terus terkikis dengan adanya era Globalisasi dan pengaruh teknologi. Kreatifitas dan kesadaran manusia yang dibutuhkan untuk tetap mempertahankan kebudayaan tersebut. Karena kebudayaan adalah tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari, maka kebudayaan pun akan mencerminkan sikap mereka. Semoga kebudyaan Indonesia akan tetap terjaga dan tidak lenyap begitu saja.

      Sabtu, 19 Februari 2011

      Manusia dan Cinta Kasih

      Cinta yaitu rasa sangat suka atau lebih sekedar dari suka biasa dan dapat memberikan rasa sayang. Cinta dapat diberikan kepada siapapun tanpa pandang bulu. Tidak hanya kepada pasangan saja, epada Tuhan adalah cinta pertama. Kita juga dapat memiliki cinta kepada orang tua, kawan, pasangan, ataupun binatang peliharaan, tumbuhanpun dapat kita berikan cinta. Cara kita memberikan cinta kepada hewan atau tumbuhan yaitu dengan cara menjaga serta merawatnya dengan baik.
      Cinta itu datang dari hati. Cinta adalah anugrah dari Tuhan YME yang diberikan kepada setiap manusia dan adil dibagikan tanpa melihat derajat seseorang, harta, serta penampilan. Cinta telah diberikan Tuhan dan seharusnya kita jaga. Didalam kitab suci Al Qur'an ditemui adanya fenomena cinta yang tersembunyi dalam jiwa manusia. CInta memiliki 3 tingkatan, yaitu tertinggi kepada Allah SWT, cinta tingkat menengah adalah kepada orangtua, anak, saudara, pasangan, dan cinta tingkat rendah adalah lebih mengutamakan harta bendanya dan urusan pribadinya dibandingkan orang lain.
      Kasih adalah perasaan sayang atau lebih biasanya berupa rasa perhatian dan belas kasihan. Setiap orang pasti punya rasa belas kasihan entah seberapa besarnya. Karna tidak ada yang mengetahui sebesar apa rasa kasih kita selain kita sendiri. Rasa kasih dapat timbul dengan tidak disengaja. Rasa kasih dapat ditunjukan dengan rasa peduli, rasa kasih yaitu memberi kasih, bagaimana kita memberikan perhatian kepada sesuatu yang ada disekitar kita dengan rasa peduli itu. Contoh rasa peduli yaitu jika ada suatu bencana alam. Beberapa orang akan melakukan pengumpulan dana untuk korban bencana tersebut dan yang dilakukan itu merupakan rasa peduli terhadap sesama. Rasa cinta kasih itu terdapat dalam setiap diri manusia, dan tak kan hilang.

      Konsep Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan

      IBD (Ilmu Budaya Dasar) secara sederhana dapat diartikan pengetahuan dasar dan umum tentang konsep untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan. Pengetahuan budaya dengan ilmu budaya dasar berbeda. Pengetahuan budaya yaitu mengkaji permasalahan tentang nilai manusia dalam kebudayaan. Ilmu budaya dasar juga dapat diartikan yang merupakan pengetahuan tentang perilaku dasar manusia.
      Karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Kesusastraan masuk dalam ilmu budaya dasar, karena karya sastra adalah abstraksi. Tidak semua orang mudah membuat karya sastra. Karya sastra menggunakan bahasa, bahasa merupakan budaya. Setiap manusia mempunyai bahasa yang berbeda-beda sesuai dengan budaya yang telah diyakini. Ilmu budaya dasar sebagai pengetahuan tentang perilaku dasar manusia, perilaku dasar manusia salah satunya adalah bahasa, yaitu bahasa yang digunakan dalam kesehariannya dalam berkomunikasi dengan banyak manusia. Jadi ilmu budaya dasar masuk kedalam sastra.
      Kita juga dapat melihat karya sastra dari seni, kebudayaan berisikan seni juga. Setiap kebudayaan memiliki seni, karena setiap kelompok pun mempunyai seni yang berbeda-beda. Sungguh banyak seni di negeri ini. Seni dalam ilmu budaya dasar berkaitan dengan karya sastra.

      Jumat, 18 Februari 2011

      Manusia dan Kebudayaan

      Manusia dan kebudayaan sangat erat berkaitan. Manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena perilaku mereka keseharian menunjukan sedikitnya kebudayaan yang mereka pelajari.

      1. Manusia

      Menurut kamus Bahasa Indonesia, manusia adalah makhluk yang berakal budi. Hakekat manusia yaitu sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna jika dibandingkan dengan makhluk lainnya. Manusia tidak dapat berdiri sendiri dan membutuhkan orang lain untuk hidup. Sesama manusia saling berkaitan yang tidak dapat diputus hubungannya karena manusia itu merupakan makhluk sosial. Masing- masing manusia mempunyai sifat dan kebiasaan yang berbeda-beda. Setiap manusia mempunyai kepribadian yaitu, gambaran perilaku dan sikap secara umum yang tercermin dari sikap dan perbuatannya. Kepribadian manusia mengandung ID, EGO, DAN SUPEREGO. ID yaitu alam bawah sadar manusia atau nafsu. EGO yaitu sistem energi yang langsung dengan dunia luar. SUPEREGO yaitu akal sehat atau penyaringan dari ID. Faktor yang mempengaruhi kepribadian manusia yaitu : warisan biologis, lingkungan fisik, lingkungan budaya, pengalaman kelompok, dan pengalaman pribadi.

      2. Kebudayan
      Kebudayaan yaitu pikiran, akal budi (menurut kamus Bahasa Indonesia). Kebudayaan bersumber dari kebiasaan manusia dari dahulu atau peninggalan nenek moyang yang menjadi sebuah kepercayaan adat istiadat. Kebudayaan diturunkan atau diwariskan terus menerus jadi kebudayaan itu akan tetap terjaga. Kebudayaan tiap kelompok masyarakat berbeda-beda, karena tempat tinggal dan kebiasaan yang dilakukan akan berbeda-beda, serta kepercayaannya pun tidak sama. Jadi kebudayaan mempunyai pengertian pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang dimanfaatkan untuk memahami lingkungan tempat tinggalnya dan kebutuhan sehari-hari yang terwujud dari sikap dan perilaku manusia itu. Perubahan kebudayaan kadang terjadi dengan berjalannya waktu, karena manusia itu berhubungan dengan dunia luar dan tidak dapat terus mempertahankan kebudayaan yang ada. Ada 7 unsur kebudyaan, yaitu :
      • Unsur realigi
      • Sistem kemasyarakatan
      • Sistem peralatan
      • Sistem mata pencaharian hidup
      • Sistem bahasa
      • Sistem pengetahuan, dan
      • Seni