Minggu, 13 Maret 2011

Manusia dan Keindahan (Part 2)

Keindahan berasal dari kata indah yang berarti bagus, cantik, elok dan molek.Keindahan identik dengan kebenaran segala yang indah itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya tidak indah. Keindahan berasal dari kata indah yang berarti bagus, cantik, elok dan molek.Keindahan identik dengan kebenaran segala yang indah itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya tidak indah.

Keindahan mempunyai banyak arti, yaitu :
  1. Keindahan dalam arti luas, yaitu keindahan seni, alam moral, intelektual. Keindahan dalam arti luas mengandung banyak kebaikan.
  2. Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetik seorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya.
  3. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan. Keindahan dalam arti yang terbatas, mempunyai arti yang lebih disempitkan seperti benda-benda yang dapat dilihat yakni berupa keindahan bentuk dan warna. keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebalikan dari garis, warna, bentuk, nada, dan kata-kata.  
Dalam keindahan mempunyai nilai estetik, yaitu nilai suatu benda yang menyebabkan menarik minat seseorang atau suatu golongan. Contohnya dalam seni lukis, pelukis membuat suatu karya yang dapat dinikmati keindahannya oleh beberapa orang. Biasanya dalam lukisan mempunyai arti tertentu. Ini merupakan nilai estetik. Teori estetika keindahan memurut Jean M. Filo dalam bukunya “Current Concepts of Art” dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :

  1. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu subjektif adanya.Yakni karena manusianya menciptakan penilaian indah dan kurang indah dalam pikirannya sendiri. Barangkali pernah juga kita dengar pepatah “Des Gustibus Non Est Disputandum” selera keindahan tak bisa diperdebatkan.
  2. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan objektif adanya.Yakni karena keindahan itu merupakan nilai yang intrinsik ada pada suatu objek, artinya seekor kupu-kupu memang lebih indah dari pada seekor lalat hijau.
  3. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu merupakan pertemuan antara yang subjektif dan yang objektif. 
sumber :
http://akudisinidwi.wordpress.com/2010/04/22/manusia-dan-keindahan/
http://fikriaulia03.blogspot.com/2010/04/manusia-dan-keindahan.html

      Tidak ada komentar:

      Posting Komentar